MY FAMILY ROAD TRIP TO JAWA BALI
12
Januari 2017
Yayyy
finally trip yang sudah diplanning
hampir 4 bulan terakhir terlaksana juga dan overall gue amat sangat puas
dengan tripnya. Padahal ke Bali udah 6 kali tetep aja ga bosen.
Actually ini road trip keluarga kita
yang ke-2. Yang ke-1 itu akhir tahun 2014 dengan rute Jawa – Bali selama hampir
2 minggu. Kali ini Road Trip dimulai tanggal 24 Desember 2016 dan kembali
kerumah tanggal 2 Januari 2017 jam 01.00 PAGI . Road Trip kali ini sangat
terencana melalui itinerary yang lengkap dengan Lokasi , waktu dan budget ( bisa 1 postingan khusus untuk itinerarynya ) . Tapi
Bukan berarti kita terpaku pada schedule karna seninya road trip adalah the
unexpected things that could happen in the middle of the road, seperti
bagaimana ngatasin macet dan kejenuhan di jalan, atau nyasar karna mencoba cari
jalan tikus padahal itu tengah malem, hujan deras, ditengah sawah dan hutan,
ujung2nya ketemu jalan buntu yupp been there done that 😀😀😀😀. 1st Road Trip pun gak pake itinerary, karna dimulai oleh spontanitas suami yg ngajak holiday dadakan.
Kenapa Road Trip ? Pertama gue emang
suka traveling, road trip berarti gw akan ngunjungin kota / desa yang berbeda
sepanjang perjalanan, nyobain makanan khas daerah tersebut, dan kalau sempet
ngunjungin tempat wisatanya.
Persiapan
sebelum Road Trip :
1.
Mobil
, mau mobil sendiri atau mobil pinjeman asal jangan mobil curian.
Mobil yang gw pake believe it or not
adalah DAIHATSU AYLA 1000 CC. Si kecil ini sebelum berangkat di servis dulu
buat memastikan dia fit selama perjalanan.
Cek dari mesin sampai ban serepnya.
2.
Selain
Mobil pastikan kondisi keluarga juga sehat, karna gw dan suami bakal gentian
nyetir. Kesehatan Anakku yang masih 5 tahun juga sangat gw perhatikan,
siapin obat – obatan jika diperlukan, mainan, cemilan sampe boneka kesayangan
gak boleh ketinggalan.
3.
Dana
. Sebelum berangkat perkirakan budget yang dibutuhin. Gw nabung dan nyicil
booking hotel sejak 4 bulan sebelumnya. Sedia uang cash secukupnya untuk
bensin, cemilan, dan bayar tol ( gw siapin e-toll, dari Jawa – Bali tariff tol
sekitar Rp.170.000) . Indomaret / Alfa banyak dimana2 jadi bisa TopUp kapan
aja. Bensin Cuma Rp. 400.000 (one way Jawa – Bali ) , Biaya nyeberang naik
Ferry untuk mobil kecil Rp138.000.
Kalau
semua udah siap, Lets Go !!!
Hari Sabtu tanggal 24 Desember gw masih kerja sampai jam 1 siang. Dijemput suami yang sudah bawa koper dan sudah menyulap kursi belakang Ayla menjadi Kamar berjalan. Kursi dilepas digantikan oleh Kasur lipat dan bantal plus selimut untuk kenyamanan si kecil selama perjalanan. Terbukti Little A (5 tahun) happy banget dibelakang sampai bisa guling gulingan.
Hari Sabtu tanggal 24 Desember gw masih kerja sampai jam 1 siang. Dijemput suami yang sudah bawa koper dan sudah menyulap kursi belakang Ayla menjadi Kamar berjalan. Kursi dilepas digantikan oleh Kasur lipat dan bantal plus selimut untuk kenyamanan si kecil selama perjalanan. Terbukti Little A (5 tahun) happy banget dibelakang sampai bisa guling gulingan.
- Jam 15.00 – 18.00 Tangerang - Cipali
Kita mulai perjalanan
kita dari Tangerang lewat tol dalam kota. Kondisi jalan termasuk lancar, tidak
ada kemacetan di Cikampek. Kita tiba jam 18.00 di REST AREA TOL CIPALI untuk
makan malam. Pilihan jatuh pada KFC yang cepat dan harganya udah fix. Toilet
disini juga bersih.
- Jam 18. 40 – 01.00 Cipali – Exit Brebes Timur – Tegal – Pekalongan – Kendal – Semarang
- Jam 01.00 – 04.00 Istirahat di Rest Area Semarang. Tidur sebentar di Semarang, daripada maksain dan nanti malah sakit. Bahkan Si Kecil pun tidur pulas didalam mobil. Suami kursinya direbahin, sementara aku bobo manis sama anakku dibelakang pake kasur.
- Jam 06.30 - 07.00 Sarapan Bubur Ayam di Alun – Alun Kota Rembang . 2 mangkok bubur + 3 tusuk total Rp.24.000. Waktu itu Hari Minggu jadi banyak yang Olahraga Pagi dan ramai penjual makanan di sekitar Alun - alun. Kitapun ikut ngelempengin badan yang semaleman didalem mobil.
- Jam 07.00 – 12.00 Rembang – Lasem – Tuban – Gresik– Surabaya – Sidoarjo – Pasuruan
Kita makan siang di Nasi Punel
Hj. Lin di Bangil Pasuruan, Lokasinya persis pinggir jalan, tapi ada tempat
untuk parkir mobil. Inilah salah satu hal yang asik dari Road Trip kita bisa
nyobain makanan khas daerah tersebut asli ditempat asalanya. Rumah makannya Hj.
Lin tampaknya tidak pernah sepi, tapi kita berhasil dapat spot dimeja belakang.
Gak lama kemudian datanglah Nasi punel terdiri dari nasi putih yang disajikan
dengan beralas daun pisang dengan beragam lauk dan juga sayuran yang khas mulai
dari tempe mendol atau menjeng (tempe berbentuk oval dan digoreng), bothok
bobor (kelapa bumbu udang yang dikukus dengan daun pisang), serondeng,
lauknya bisa pilih ayam/telor/empal /paru goreng, klomotan (otot sapi bumbu
sayur merah bersantan), tahu berkuah, sayur rebung dan sebagai pelengkap sambal
uleg yang terbuat dari campuran cabe merah, kencur dan kacang panjang, pedasnya
makin membuat nikmat.
Alamat Nasi Punel Hj. Lin :
Jalan Jaksa Agung Suprapto, Bangil.
Total damage 2 porsi Nasi
Punel empal, 2 teh botol, 1 es teh tawar = Rp. 54.000
My Score 8/10
- Jam 12.00 – 18.30 Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Di Situbondo akan
melewati rute Baluran yang berkelok – kelok ditengah hutan (Taman Nasional Baluran),
rute ini cukup berbahaya kalau malam hari banyak yang bilang kawasan bajing
loncat, seorang teman pernah cerita kaca mobilnya disambit batu saat lewat
jalan ini, untuk jaga – jaga usahain ada mobil lain didekat , kondisi jalan
yang rusak dan sempit berkelok juga membuat kita harus berhati – hati kalau mau
nyusul kendaraan didepan. Dari Baluran gak sampai 1 jam lagi akan tiba di
Ketapang.
- Jam 18.30 – 19.30 Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi – Gilimanuk, Bali
Tidak terlihat ada
antrian di Pelabuhan, kita masuk langsung dapat Ferry. Luar biasa dibandingin 2
tahun lalu yang kita harus nunggu 2 – 3 jam. 1 mobil Ayla dikenakan biaya masuk
Rp138.000 (sudah termasuk penumpang). Kita beli nasi bungkus seharga Rp.6.000
yg dijual pedagang asongan keliling pelabuhan. Di Ferry juga ada kantin kecil
jual minuman, kopi, snack dan pop mie. Kadang ada nasi bungkus juga.
- Jam 20.30 – 00.30 Pelabuhan Gilimanuk - Legian
Touchdown Bali. Di
Gilimanuk ada pemeriksaan KTP, SIM dan STNK, jadi siapin sebelum keluar
Pelabuhan ya. Ada beda 1 jam antara WIB – WITA. Jadi tiba di Bali sudah jam
20.30 . Lanjut tancap gas menuju Hotel Max One Di Legian (Rate 25 Des
Rp.359.000 incl. breakfast. via agoda ) . Tiba di Hotel nyempetin mandi terus
langsung tidurrr.
Total
waktu perjalanan 34 Jam termasuk tidur 3 jam. Kalau Non Stop (termasuk stop
buat makan dan toilet) bisa 30 Jam.
Total
biaya tranport Jawa - Bali yang dikeluarkan adalah Rp.708.000.(diluar
biaya makan) MURCEE KHANN hehehe.
Untuk yang mau ke Toilet bersih, kalau
Rest Area besar biasanya pasti bersih, kalau SPBU kecil di pinggir jalan belum
tentu bersih dan biasanya saya lebih milih numpang toilet di minimarket. Pas
beli snack/ minum / ke atm di minimart kadang aku sekalian numpang toilet.
Semoga
postingan ini bisa bermanfaat buat yang mau ke Bali pakai Jalan
darat alias Road Trip terutama yang mau bawa anak Balita jangan kawatir selama
kondisi mobil disiapkan semaksimal mungkin.
Untuk
lanjut ke Lombok kita pakai fast boat, mobil dititipin di rumah temen yang
tinggal di Bali. Lanjutan mengenai isi liburan kita di Bali - Lombok di
postingan berikutnya yachhh.



Komentar
Posting Komentar